Pengen Punya Rumah
Punya Rumah
Setelah punya rumah apa lagi cita-citamu?
Kecil saja: ingin bisa sampai di rumah saat senja supaya saya
dan senja sempat minum teh di depan jendela.Ah cita-cita. Makin hari kesibukan makin bertumpuk,
uang makin banyak maunya, jalanan macet,
akhirnya pulang terlambat.
Seperti turis lokal saja, singgah menginap
di rumah sendiri buat sekedar melepas penat.
–JOKO PINURBO
Rumah. Siapa tak memimpikan punya rumah? Di pinggiran kota Jakarta, di sebuah sudut yang asri, lingkungan bebas banjir, akses ke jalan tol, fasilitas penunjang lengkap. Atau sebuah rumah di wilayah barat Sleman yang masih bernuansa pedesaan, bebas gempa, kabut di pagi hari, suasana yang menenteramkan hati dan pikiran…. hmmm jutaan orang memimpikannya.
Tapi apa artinya semua itu kalau bahkan untuk sekedar melewatkan waktu tidur dengan cukup di rumah pun sulit, bercengkerama dengan anak dan istri merupakan kesempatan yang menjadi amat langka, televisi berbayar tidak tertonton, kolam renang tidak terceburi, hanya pembantu yang menjadi raja/ratu sepanjang hari di rumah kita.
Sayangnya saya pribadi sejak dulu memang bukan orang rumahan. Jadi tidak terlalu mengerti konsep dan cara pandang yang benar mengenai rumah. Bagaimana jika kelak saya memiliki rumah? Rumah seperti apa yang saya inginkan untuk tinggal? Berapa jam sehari saya bisa berada di dalamnya? Bagimana hubungan saya dengan penghuni-penghuninya yang notabene adalah keluarga yang kelak akan saya bangun? Bagaimana saya membangun hubungan dengan tetangga dan lingkungan sekitar? Sulit sekali bagi saya untuk membayangkan.
Rumah tetaplah suatu hal yang besar dalam hidup yang sulit untuk dibayangkan, terlebih lagi untuk dibeli, dan bahkan juga termasuk untuk ditinggali dengan benar.
Bagaimana dengan anda?
October 7th, 2007 at 8:30 am
aku juga mau punya rumaaahhh..!!
beliin..!!
October 15th, 2007 at 9:10 pm
anton, kredit rumah gih… pake KPR BCA hehehe