I . R . I
Monday, September 24th, 2007Silver bird atau Bajaj, Town House atau Kontrakan, Tuna Sandwich atau Toge Goreng, seneng… susah… Life Goes On — Benny & Mice
Dari A sampai Z semua bikin heran. Si A yang dulu kecil, imut, dan culun*, kini sudah punya BMW sendiri sementara saya baru bisa beli sekuter. Si Z yang dulu polos dan lugu sekarang sudah punya rumah di kawasan cukup mewah sementara saya masih nge-kos. Ada pula yang sudah punya bisnis yang melayani klien multinasional sementara saya masih celingak-celinguk cari kios di pasar Cipulir. Yang lain lagi malah sudah jadi insinyur antar bangsa yang sudah melanglangbuana ke berbagai belahan bumi sementara saya …(hmm sepertinya yang ini off-the-record saja, saya malu).
Irikah saya? Mungkin. Yang jelas saya sudah merasa tertinggal banyak dari teman-teman yang dulu memulai perjuangan dari titik nol yang sama. Akankah rasa iri ini berlangsung terus-menerus? Mudah-mudahan jawabannya adalah "Ya" selama dalam arti positif yaitu bukan saya terus menerus tertinggal jauh namun saya pun ingin selalu bersaing sejajar dengan rekan-rekan yang lain.
Meskipun bisa dibilang saat ini prestasi hidup saya sangat biasa-biasa saja namun saya sangat menikmati hidup ini bersama secangkir kopi dalam cangkir blirik** dan ide-ide gila. Semoga nikmat ini tidak segera berlalu dan tidak membuat saya terlena untuk terlalu menikmati hidup dan lupa berprestasi.
Saya berterima kasih kepada teman-teman yang sangat sukses yang membuat saya selalu iri dan kemudian ingin berprestasi juga. Sungguh benar kata orang bahwa saya sebenarnya adalah manusia dengan kemampuan yang sangat pas-pasan namun selalu mendapatkan lingkungan dan kompetisi yang baik untuk mengembangkan diri. Semoga saya tidak selamanya hanya jadi produk dari lingkungan namun suatu saat lingkungan itulah produk saya.
Salam Sukses.
* Saya sendiri kurang paham apa sebenarnya arti kata culun
** Cangkir sederhana dari kaleng yang di cat belang-belang yang saya beli di dekat rumah Arlen Lempuyangan.